Overnight Panettone

Hello DECEMBER…
Always LOVE you 🙂

entah kenapa ya, kalau sudah masuk bulan Desember, musti bawaannya pengen bikin-bikin yang berbau Christmas and Holiday
Cookies
Roti
Pie
pokoknya bawaannya pengen bikin-bikin yang model begituan lah hehehe

20161203_103011-01

Salah satunya Panettone ini, inget banget beberapa tahun lalu setelah saya seneng dan keranjingan bikin Roti, setiap mau natal saya pasti bikin Panettone dan Ayah saya seneng banget, doyan dan gemar
Roti Tradisional Italia ini konon biasanya memang hanya di buat atau banyak di jual saat Natal, walaupun sebenernya enak aja dimakan saat hari biasa.
Ciri khasnya didalam roti dicampur dengan buah-buah kering seperti sukade, prunes, raisin, dried pineapple, almond, hmmmmm…enyakkkk

20161203_063348-01

Bentuk roti tinggi sekitar 12 – 20cm, bahkan ada loyang khusus panettone yang cukup tinggi…teksturnya fluffy, lembut, berpori besar.
Walau kali ini saya bikin dalam Cup Panettone kecil, tinggi cup +/- 10cm, diameter bawah cup +/- 6cm dan diameter atas cup +/- 8cm, hasil akhir Mini Panettone saya +/- 13cm.

20161203_103607-01

Setelah sekian lama setia sama resep Mas Paul Hollywood, sekitar tahun lalu saya ketemu nih sama resep dari Web Kingarthurflour.com, judulnya Overnight Panettone, menggunakan sistem biang yang didiamkan semalaman, iklannya sih hasilnya lebih tahan lama, baik kelembutan rotinya, tektur dan tetap enak ketika sudah di inapkan di kulkas dan freezer.

Tahun lalu, saya belum berani coba-coba pakai resep ini,
Namun sekitar bulan Maret ada teman dekat yang ngidam Panettone, nyari dimana-mana gak nemu yang jual. Nah pas weekend saya trial nih resep Overnight Panettonenya..waktu itu hanya trial 2/3 dari resep, hasilnya, huhuhu….enak,
temen saya ini suka banget dan happy, makan sambil elus-elus perutnya hahahah
entah emang enak atau pengaruh ngidamnya itu…ahahahah

Resep King Arthur ini menggunakan sistem Biang.
Biang diinapkan 1 malam (8-12 jam : saya 9jam)
Keesokan pagi baru di buat adonannya, karena adonan cenderung lengket dan lembek maka saya menggunakan Mixer
profing pertama sekitar 1 jam lalu diberi buah kering
bagi adonan menjadi 2 lalu rounding dan masukan ke 2 bh loyang dengan diameter 16cm dan tinggi 10cm lalu profing sampai adonan mencapai bibir loyang
panggang sesuai petunjuk.

20161203_091025-01

Sejak saat itu, saya sering bikin dengan menggunakan resep King Arthur ini
kalau di tanya bedanya apa dengan Panettone Resep Paul Hollywood adalah pada tekstur dan kekeringan dari rotinya,
* Panettone Paul Hollywood – https://makiaopentable.wordpress.com/2014/09/28/panettone/
hasil rotinya lebih lembut dan lebih basah, tahan sampai hari ke 3 di suhu ruang setelah itu bila ditaruh di kulkas, masih enak sampai dengan hari ke 10 tentunya dihangatkan sebentar di oven saat hendak di santap

* Panettone King Arthur Flour hasil rotinya lebih kering walaupun tetap lembut, seratnya lebih mirip ke roti jadul, demikan juga dengan crustnya.
sampai dengan hari ke 5 di suhu ruang dan di taruh di dalam tupperware , tekstur dan rasa roti tidak berubah
dapat di taruh kulkas sampai dengan 3 minggu atau di taruh di freezer sampai dengan 2 bulan. Tentunya dihangatkan sebentar di oven saat hendak di santap

Weekend kemarin saya bikin dengan menggunakan resep dari King Arthur Flour, kali ini saya cetak di Cup case khusus Panettone
Banyak di jual di TBK, cupcase cukup besar dengan ukuran:
tinggi approx. 10cn
diameter bawah cup approx. 6cm
diameter atas cup approx. 8cm

berikut resepnya ya….
happy baking

:::Panettone:::
Source: http://www.kingarthurflour.com/recipes/overnight-panettone-recipe
@emmarumawas@MakiaOpenTable@

STARTER
85g All-Purpose Flour
sejumput
74g air

DOUGH
Semua adonan starter
269g All-Purpose Flour
57g air
2 bh telur
57g butter
1/2sdt Fiori di Sicilia flavoring OR 1 teaspoon vanilla + 1/8 teaspoon orange oil (saya pakai 1sdt vanila pasta)
2 1/4 sdt SAF Gold instant yeast OR 1sdt instant yeast
1 1/4sdt garam
67g gula

85g golden raisins
64g slivered dried apricots
85g dried cranberries
71g chopped dried pineapple
>>>untuk buah kering diatas saya ganti dengan campuran sukade, almond utuh dan dihancurkan dengan menggunakan ulekan, kismis, prunes – dengan berat total yang sama

2 tablespoons grated orange rind or grated lemon rind (zest) (optional)

Cara membuat:

STARTER:
campur semua bahan , aduk rata , tutup wadah dan diamkan di suhu ruang selama 8-12 jam (Overnight)

DOUGH:
*campur semua bahan dalam wadah, kecuali buah-buahan kering
*uleni menggunakan tangan/mixer/breadmaker. Saya menggunakan mixer dengan tongkat spiral, karena termasuk sangat lengket bila diadoni dengan tangan.
uleni sampai menghasilkan adonan yang lembut.
*tutup wadah dengan cling wrap dan diamkan di suhu ruang sekitar 1-1.5 jam sampai megembang (puffy) – tidak perlu double size menurut web King Arthur Flour, walaupun di tempat saya selalu mengembang 2x lipat pada waktu 1 jam.
*dengan menggunakan spatula, masukan buah kering dan campur perlahan.

>>>Bila menggunakan loyang 18cm
*bulatkan adonan/rounding dengan menggnakan tangan – karena adonan lembek maka saran saya baluri tangan dengan sedikit minyak, demikian juga dengan alas saat melakukan rounding lalu masukan ke loyang yang sudah diolesi mentega . Tutup loyang dengan clingwrap dan diamkan 1 jam sampai adonan mengembang mencapai bibir loyang.

>>>Bila menggunakan loyang 16cm
*bagi dua adonan sama berat.
*bulatkan adonan/rounding dengan menggnakan tangan – karena adonan lembek maka saran saya baluri tangan dengan sedikit minyak, demikian juga dengan alas saat melakukan rounding lalu masukan ke loyang yang sudah diolesi mentega . Tutup loyang dengan clingwrap dan diamkan 1 jam sampai adonan mengembang mencapai bibir loyang.

>>>Bila menggunakan Panettone Cup
*bagi dua adonan sama berat sekitar 65gr
*bulatkan adonan/rounding dengan menggnakan tangan – karena adonan lembek maka saran saya baluri tangan dengan sedikit minyak, demikian juga dengan alas saat melakukan rounding lalu masukan ke Cup. Tutup dengan clingwrap dan diamkan 1 jam sampai adonan mengembang mencapai bibir Cup

*Panggang selama 10 menit di suhu 200C, lalu turunkan suhu ke 185C teruskan pemanggangan sekitar 10 menit. Kemudian turunkan lagi suhu ke 175C teruskan pemanggangan sampai 25 menit.
*Adonan cenderung berubah warna kecoklatan dengan cepat, tutup bagian atas dengan alumunium foil segera.

*Setelah matang, keluarkan panettone dan taruh di colling rack.

wehhh, panjang juga ya ceritanya, hehehe
semoga tidak bosan.

hapyy baking…
enjoy…

20161203_103349-01

 

>>>Update:
Foto ini diambil pada hari ke 6, posisi roti di taruh di suhu ruang di dalam tupperware.
Tekstur masih bagus, tidak ada jamur, rasa tidak berubah.
…SUPER…

2016-12-09-08-46-38-1

Advertisements